Ngeri, Inilah 4 Sebab Datangnya Bencana dan Hancurnya Negeri
Di akhir zaman, umat Islam akan ditimpa musibah besar seperti cobaan dan siksaan yang berat yang dilakukan para pemimpin dan hakim yang dzalim

Ngeri, Inilah 4 Sebab Datangnya Bencana dan Hancurnya Negeri

Sebab Datangnya Bencana – Bulan Januari 2021 ini, Indonesia mengalami banyak ujian dan cobaan.

Diantaranya jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, longsor di Cihanjuang Sumedang, banjir di Bandung dan Kalimantan serta gempa bumi di Majene dan Mamuju SulawesiBarat.

Tahukah kita penyebab datangnya bencana? Pernahkah kita memikirkan apa penyebab Allah menimpakan bencana pada suatu kaum atau negeri?

Adakah kita meyakini bahwa bencana hadir dikarenakan ulah tangan kita sendiri?  Ataukah kita mengikuti prasangka buruk bahwa Allah menzalimi hambaNya dengan berbagai macam bencana  yang ditimpakan pada suatu kaum.

Banjir melanda sejumlah wilayah Indonesia
Bencana yang terjadi disebakan oleh tangan manusia sendiri.

“ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosamu (QS. As Syura: 30).

Al-Imam Al-Qurthubi dalam kitab tafsirnya menyebutkan berbagai faktor yang menyebabkan Allah Subhana wa Taala mendatangkan bencana yang membahayakan para penduduknya, berikut beberapa diantaranya :

  1. Pemimpin yang dzalim

Allah Subhana wa taala sangat membenci siapapun yang melakukan kezaliman besar maupun kecil.

Apalagi jika dilakukan oleh seorang pemimpin, sebab mereka mempunyai lebih banyak peluang dan kekuatan untuk melakukan kezaliman dan juga berdampak sangat luas.

Karena pentingnya pemimpin yang adil Nabi Muhammad pernah berpesan, “ Sehari seorang pemimpin yang adil lebih utama daripada beribadah 60 tahun dan satu hukum ditegakkan di bumi akan dijumpainya lebih bersih daripada hujan 40 hari, “

Nabi Muhammad memberitahukan bahwa di akhir zaman nanti  dan sebelum munculnya Al Mahdi umat Islam akan ditimpa musibah besar seperti cobaan dan siksaan yang berat yang dilakukan para pemimpin dan hakim yang dzalim.

Dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiyallahu Anhu bahwa Nabi bersabda,

“ Akan turun kepada umatku di akhir zaman nanti cobaan yang dasyat dari pemimpin mereka belum pernah terdengar cobaan yang lebih dasyat darinya, sehingga bumi yang luas itu terasa sempit bagi mereka karena bumi dipenuhi oleh kejahatan dan kezaliman”.

Seorang mukmin tidak mendapatkan tempat berpindah dari kezaliman itu. Kemudian Allah mengutus seorang dari keturunanku, Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kejahatan dan kezaliman.

Penduduk bumi dan langit ridha dengannya dan bumi tidak menyimpan sesuatupun dari perutnya, kecuali mengeluarkannya.

Begitu pula dengan langit, kecuali Allah menuangkannya ke bumi Ia hidup ditengah-tengah mereka selama tujuh, delapan atau sembilan tahun agar semua yang hidup dan mati menikmati apa yang telah diperbuat Allah Azza wa Jalla terhadap penduduk bumi dari kebaikanNya.(HR Hakim).

  1. Ulama Suu’ Yang Haus Jabatan

Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, ”Barangsiapa yang mempelajari suatu ilmu (belajar agama)  yang seharusnya diharap adalah wajah Allah tetapi jika ia mempelajarinya hanyalah untuk mencari harta benda dunia maka dia tidak akan mendapatkan wangi surga di hari kiamat,”

Al Allamah Al-Minawi dalam Faydh al-Qadîr Syarah Jami’ Shogir dari Imam Syuyuthi mengatakan,  “Bencana bagi umatku (datang) dari ulama Suu’ yaitu ulama yang dengan ilmunya bertujuan mencari kenikmatan dunia meraih gengsi dan kedudukan.

Setiap orang dari mereka adalah tawanan setan. Ia telah dibinasakan oleh hawa nafsunya dan dikuasai oleh kesengsaraannya.

Siapa saja yang kondisinya demikian maka bahayanya terhadap umat datang dari beberapa sisi mereka mengikuti ucapan- ucapan dan perbuatan-perbuatannya.

Ia memperindah penguasa yang menzalimi manusia dan gampang mengeluarkan fatwa untuk penguasa.

Pena dan lisannya mengeluarkan kebohongan dan kedustaan. Karena sombong, ia mengatakan sesuatu yang tidak ia ketahui ( Faydh al-Qadîr , VI/369.)

  1. Hilangnya Amar Makruf Nahi Mungkar

Memelihara diri siksaan dan kemurkaan yang bisa jadi tidak hanya menimpa diri kita adalah syariat agama yang harus diperhatikan Imbas dari dosa terkadang bukan hanya menimpa pelakunya juga bisa menimpa orang lain, bahkan ia termasuk orang-orang sholeh sekalipun.

Dalam Al-Qur’an Allah Subhana wa taala berfirman, “ Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang dzalim saja di antara kamu Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksanya. [QS: al-Anfâl:25]

Dalam sebuah hadits dari Abu Bakar Radhiyallahu anhu, Beliau berkata Sungguh, kami pernah mendengar Nabi bersabda:

“ Sesungguhnya jika manusia melihat seseorang melakukan kezaliman kemudian mereka tidak mencegah orang itu maka Allah akan meratakan adzab kepada mereka semua. [HR Abu Dâwud, at-Tirmidzi]

Gempa bumi
Gempa bumi disebabkan oleh tubrukan lempeng bumi juga karena maksiat yang merajalela.
  1. Maksiat Merajalela

Dikisahkan oleh Shofiyah radhiyallahu ‘anha tentang gempa yang terjadi di zaman Umar radhiyallahu ‘anhu.

Pernah terjadi gempa bumi di Madinah pada masa Umar radhiyallahuanhu sehingga beberapa pagar roboh, lalu Umar berkhotbah,  Apa yang terjadi wahai sekalian manusia?

Betapa cepatnya maksiat yang kalian lakukan. Jika terjadi gempa bumi lagi, kalian tidak akan menemuiku lagi di Madinah itulah 4 penyebab terjadinya bencana.

Leave a Reply