Ini Perbedaan Zakat, Infaq, dan Shadaqah

Ini Perbedaan Zakat, Infaq, dan Shadaqah

Zakat secara bahasa berasal dari kata zaka yuzaki yang berarti suci, berkah, tumbuh dan berkembang. Adapun menurut istilah zakat merupakan mengeluarkan harta yang wajib dikeluarkan kepada yang berhak menerimanya dikarenakan telah memenuhi nisab dan haulnya.

Zakat merupakan pembersih baik bagi harta yang dimiliki oleh seorang muslim maupun bagi dirinya sendiri. Sedangkan membayar zakat juga dapat menjadi salah satu washila bertambahnya harta yang kita miliki menjadi terus bertumbuh dan berkembang, baik jumlahnya maupun keberkahannya.

Adapun bagi seseorang yang mengeluarkan zakat dikarenakan keimanannya kepada Allah swt niscaya akan memperoleh kebaikan yang banyak. Allah swt. berfirman, “Pungutlah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka”. (QS : At-Taubah : 103)

Infaq ialah mengeluarkan sebagian harta benda yang dimiliki untuk kepentingan umum seperti pembangunan tempat ibadah, sarana pendidikan serta pembangunan-pembangunan lainnya yang memiliki kemashlahatan untuk bersama.

Berbeda dengan zakat, dalam infaq tidak ada istilah nishab dan haul, artinya infaq bisa dilakukan kapan saja dan dengan jumlah harta berapa saja. Selain itu infaq juga bisa dilakukan baik dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit.

Shodaqah/Sedekah adalah pemberian sesuatu yang bersifat kebaikan, baik berupa barang maupun jasa diri seseorang kepada orang lain baik berupa pertolongan, bantuan ataupun hal lainnya tanpa mengharapkan suatu imbalan apapun selain ridhla Allah.

Adapun hukum dan ketentuan sedekah sama halnya dengan ketentuan infaq. Akan tetapi yang membedakan infaq dan sedekah yakni dalam infak seringnya berkaitan dengan materi, sedangkan dalam sedekah sesuatu yang diberikan memiliki arti yang lebih luas. Termasuk pemberian yang bersifat non materi seperti menolong orang lain , mengajarkan ilmu yang bermanfaat, tersenyum, menyingkirkan sesuatu yang menghalangi jalan serta mendo’akan orang lain.

Zakat, Infaq dan Sedekah merupakan  bentuk pengertian dari kebenaran iman yang ada dalam diri seseorang, dengan melaksanakan semuanya berarti seseorang tidak hanya meyakini keimanannya dalam hati, akan tetapi juga mengaflikasikannya dalam kehidupan nyata.

Anjuran Mengeluarkan Sebagian Harta

Dalam harta yang kita miliki pasti terdapat hak orang lain yang mengharuskan kita untuk mengeluarkannya. Baik itu dalam bentuk “zakat, infaq maupun sedekah”. Akan tetapi jika harta yang dimiliki oleh kita telah memenuhi nishab dan haul maka harta tersebut wajib kita zakati sebanyak 2.5 % dari harta tersebut.

Adapun zakat sendiri dapat dibagi kedalam dua jenis yakni zakat fitrah dan zakat maal (harta). Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim pada bulan Ramadhan sebelum hari raya Idul Fitri. Sedangkan zakat maal merupakan zakat yang diwajibkan kepada muslim yang memiliki harta yang telah mencapai nisab dan haul.

Mengeluarkan zakat, infaq maupun shadaqah tidak akan mengurangi sedikitpun harta yang kita miliki. Meskipun secara kasat mata harta tersebut berkurang, namun pada hakikatnya harta tersebut merupakan harta kita sesungguhnya yang kelak akan menjadi penimbang amal kebaikan di hari perhitungan kelak.

Untuk itu jika harta kita telah mencapai nishab dan haul zakat maka sebaiknya kita mensegerakan diri untuk menunaikan zakat.  Begitupun dengan sedekah dan infaq, sebaiknya kita menunaikannya baik dalam keadaan lapang maupun sempit, sehingga sedekah dan infaq menjadi gaya hidup yang dapat sehingga dengannya kehidupan akan menjadi mudah harta menjadi berkah dan insyaallah melimpah.

Yuk, Tunaikan Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf terbaikmu di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur. Sahabat bisa menunaikannya langsung ke nomor rekening kami atau datang langsung ke kantor kami di Jl. H. Naman No.60, RT.12/RW.3, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450.

Kami do’akan semoga sahabat semua senantiasa diberikan kesehatan yang paripurna serta kelancaran dalam segala usaha, bisnis serta seluruh aktivitasnya.

Leave a Reply